Literacy Week

Literacy Week

          This year, Tzu Chi Primary School set out on a mission. A mission to change and grow our students’ mindset about reading and literacy. In order to achieve this mission, we decided to dedicate a whole week of school to promote a love for reading.             First, English teachers as well as teachers from other departments met to decide what a Literacy Week Event would look like. An idea was hatched to host a book fair, where students and parents could come, browse, and buy books and other literacy related material. In addition to the book fair, teachers agreed that various activities and games would also be held to promote reading.             On the Literacy Week Event day , students and teachers dressed in a costume representing their favourite character in literature. Characters such as Harry Potter and superheroes from students’ favourite comic books were popular choices. A costume pageant was held to showcase the most unique and original outfits. Students and teachers were very excited to see what character their friends had chosen to dress as.             Classes made their way to the 5th floor Performance Hall and during the opening ceremony selected students and teachers had everyone on their feet singing and dancing along to the theme of the new hit musical The Greatest Showman. After the performance, students proceeded to the activities planned out by the teachers. One of the activities created by the teachers was a speech choir. Students from primary 1 to primary 4 memorized and performed a poem or short story for their classmates. Judges and teachers cheered the students on as...
National Science Olympiad

National Science Olympiad

The selection process for National Science Olympiad (Olimpiade Sains Nasional – OSN) has started again. Schools in Kecamatan Penjaringan sent their best students to compete in Mathematics and Science; Tzu Chi Primary School sent 6 (six) students for both subjects: Mathematics: Matthew Alexander Susilo Roderich Utomo Elsen Raphael Tan Science: Jovina Effendy Luna Anastasia Liu Graciella Tamnerton These six Primary 5 students completed the first selection. However, only 6 (six) top achievers in Kecamatan Penjaringan continued to Kotamadya level. Among Tzu Chi Primary School students, Matthew managed to win 3rd place and this has earned him a ticket to represent Kecamatan Penjaringan and compete with other students in North Jakarta. Congratulations Matthew and for those who did not continue to the next level, you have all done your best and we are proud of...
Belajar dengan Gembira

Belajar dengan Gembira

    Pagi itu merupakan pagi yang membahagiakan bagi guru dan orang tua murid TK Sekolah Tzu Chi Indonesia. Sebanyak 166 siswa TK diwisuda dan bersiap melanjutkan jenjang pendidikan tingkat SD. Acara kelulusan kali ini mengembil tema oh! the place you will go yang berarti anak-anak bisa meraih mimpi setinggi mungkin selama yakin dan percaya bahwa mereka mampu. Di hari kelulusan ini, anak-anak maju di atas panggung menampilkan balet, yel-yel, menyanyi, dan menari. Penampilan anak-anak ini menghibur orang tua mereka yang berada di bangku penonton. Pembina Sekolah Tzu Chi Indonesia, Tinnie Tiolani menyampaikan rasa bahagianya menyaksikan penampilan anak-anak. “Pertama-tama congratulation mereka sudah menyelesaikan satu fase pendidikan yaitu early childhood. Kalau saya lihat mereka telah menyelesaikan dengan penuh kegembiraan, penuh percaya diri. Banyak hal yang sudah dipelajari kan di TK hal-hal yang mendasar sebagai seorang manusia yang baik seperti tahu berterima kasih, tahu menghormati, saling membantu dan mengasihi,” ujar Tinnie Tiolani di Aula Jing Si, Tzu Chi Center, Jumat 9 Juni 2017.   Di atas panggung, Adelyn maju bersama dua temannya, Awron dan Annabelle menyampaikan pidato tentang kesan mereka. Adelyn mengatakan, selama bersekolah, Ia mendapat banyak pengetahuan dan banyak teman. “Semua yang ada di sekolah ini sangat baik-baik. Kami selalu diingatkan untuk menghargai dan menghormati orang lain, dan membantu mereka yang membutuhkan,” kata Adelyn di panggung. Adelyn juga senang karena kegiatan belajar tidak selalu berada di dalam kelas. Guru mengajak anak-anak pindah ruangan sehingga tak membuatnya bosan. Kegiatan belajarpun menjadi lebih menarik. Salah satu orang tua murid, Evelyn Gowu bahagia melihat tumbuh kembang anaknya, Bryan Fo (6). “Saya memanggil anak saya great boy. Dia dapat berbaur dengan teman-temannya dan guru karena semua orang memberikan perlakukan...
Mengenal Tiga Hari Besar Tzu Chi

Mengenal Tiga Hari Besar Tzu Chi

Perayaan Hari Waisak, Hari Ibu Internasional, dan Hari Tzu Chi Sedunia, tidak hanya dirayakan oleh relawan Tzu Chi, namun juga dirayakan oleh seluruh bagian dari Tzu Chi termasuk siswa Sekolah Tzu Chi Indonesia. Seluruh jenjang pendidikan di Sekolah Tzu Chi Indonesia melaksanakan prosesi ini pada Selasa, 10 Mei 2016 di Aula SD Tzu Chi Indonesia. Perayaan tiga hari besar ini pun diikuti oleh sekitar 900 siswa dari TK, SD, dan SMP. “Kali ini kami membagi prosesi menjadi 3 bagian sesuai jenjang pendidikan. Siswa SMP memulai prosesi pada pukul 08.00, sedangkan TK pada pukul 10.00, dan SD pada pukul 12.45,” ucap Chen Pei Wen, salah satu guru sekolah Tzu Chi sekaligus penanggung jawab kegiatan. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh perbedaan jam belajar dari masing-masing jenjang pendidikan. Pei Wen juga menuturkan bahwa setiap jenjang dipastikan mengadakan prosesi termasuk siswa TK. “Hal ini karena Waisak adalah acara yang sangat penting bagi Tzu Chi,” katanya. “Jadi sebagai guru dan murid harus mengikuti Waisak. Di dalam kelas kami juga mengajarkan makna Waisak dan toleransi antar-agama. Kami mengajarkan kepada siswa yang berbeda-beda agama untuk menghormati agama lainnya,” tambahnya. Sementara itu, Iing Felicia Joe, Kepala Sekolah TK Tzu Chi merasa selalu ada tantangan tersendiri dalam mendidik siswanya untuk mengikuti kegiatan Tzu Chi. “Karena pada dasarnya, usia TK adalah usia siswa untuk movement, mereka selalu bergerak, dan susah untuk berdiri diam. Sementara itu prosesi Waisak harus dilakukan secara khidmat,” ucapnya. Prosesi yang memakan waktu hampir 30 menit ini pun dirasa sangat lama bagi siswa TK. Tak jarang mereka saling berbincang satu sama lain, bercanda, namun tetap bersikap anjali (menelangkupkan tangan di depan dada), dan berdiri sesuai urutannya. “Antusiasme...
Melihat Langsung Pendidikan Budi Pekerti di Sekolah Tzu Chi

Melihat Langsung Pendidikan Budi Pekerti di Sekolah Tzu Chi

Kamis, 18 Februari 2016, tepatnya pada pukul 11.15 WIB, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia mendapat kunjungan dari Yayasan Meek Nusantara (yayasan yang dipercaya untuk mengelola Rusun Marunda). Dalam lawatannya tersebut, sebanyak 12 pengurus Yayasan Meek Nusantara melihat langsung aktivitas para murid Sekolah Tzu Chi Indonesia, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara yang tengah melakukan pelayanan makan siang. “Dibalik kegiatan ini, kami (para guru) ingin menanamkan sikap mau melayani antarsesama dan rendah hati kepada para murid sejak mereka masih kecil,” jelas Caroline Widjanarko, Kepala Sekolah SD Sekolah Tzu Chi Indonesia kepada pengurus Yayasan Meek Nusantara. “Makanan yang disajikan semuanya adalah vegetaris, jadi para murid juga dibiasakan untuk memakan sayur-sayuran,” sambungnya. Tidak hanya melihat aktivitas murid, Caroline juga mengajak beberapa murid untuk bertegur sapa dengan para pengurus Meek Nusantara. Melihat para murid yang begitu antusias dan teratur, para pengurus dari Meek Nusantara merasa kagum dengan pendidikan moralitas yang diajarkan di Sekolah Tzu Chi Indonesia. “Kami sangat terkesan atas budaya di sekolah dan Yayasan Tzu Chi ini. Semuanya rapi, teratur, dan disiplin,” ucap Mieke Kolonas, Wakil Ketua Yayasan Meek Nusantara di sela-sela kunjungannya ke Sekolah Tzu Chi Indonesia. Menurut Mieke semua yang diterapkan di Sekolah Tzu Chi Indonesia mempunyai makna dan filosofi yang sangat dalam, yaitu mengubah sebuah komunitas. “Sebab ada banyak nilai-nilai yang tidak baik di dunia ini, tapi Tzu Chi hadir untuk mengubah (nilai negatif) semua itu,” ungkap Mieke. “Dan relawan yang bekerja dengan sepenuh hati, sukacita, dan komitmen itu juga sangat berkesan di hati kami. Itu yang ingin kami pelajari,” tutupnya berharap. Sumber :  http://www.tzuchi.or.id/read-berita/melihat-langsung-pendidikan-budi-pekerti-di-sekolah-tzu-chi/5711 Jurnalis : Teddy Lianto Fotografer : Teddy...