Primary : Students Performance

Primary : Students Performance

Joyful Dance Performance Loved by All Mama Pig and 3 little pigs Our Little Prince – Ye Jiaming P5 student Perform the ‘Pinochio’ Story Recognition Recognition students performance (2) The Hare and the Tortoise The Last Shou Yu performance in Year End Performance 2015-2016 Vegetarian is the...
Pentas di Penutup Tahun Ajaran

Pentas di Penutup Tahun Ajaran

Mengasah bakat dan memberikan pendidikan tentang kepercayaan diri merupakan salah satu hal yang  dikembangkan untuk para murid di Sekolah Tzu Chi Indonesia. Hal tersebut terwujud dalam salah satu program SD Tzu Chi saat mengadakan kegiatan Year End Performance pada Rabu, 08 Juni 2016 di aula Jing Si, Lantai 3, Tzu Chi Center, Pantai Indah kapuk, Jakarta Utara. Kegiatan ini merupakan acara tahunan SD Tzu Chi Indonesia yang selalu diselenggarakan untuk menutup tahun ajaran. Kegiatannya berupa pentas seni yang mengusung bakat anak-anak untuk menari dan juga berakting. Tujuan dari kegiatan ini memberikan setiap anak kesempatan untuk lebih percaya diri.  Tahun 2016 ini, Year End Performance mementaskan tema-tema yang  banyak mengandung nilai-nilai moral serta disesuaikan dengan karakter Tzu Chi yang ingin dituangkan dalam drama musikal. Pementasan yang diadakan di Guo Yi Ting, lantai 3, aula Jing Si ini memberikan aura positif bagi anak-anak SD Tzu Chi yang memerankannya serta memberikan pelajaran baru bagi mereka. “Kita menanamkan nilai cinta kasih serta kerja keras dalam pementasan ini. Anak-anak juga sangat gembira dan excitied untuk bisa tampil di hadapan orang tua mereka,” ungkap Caroline Widjanarko, Kepala Sekolah Dasar Tzu Chi Indonesia. Ia juga menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan supaya anak-anak mengambil pesan dari drama yang mereka pentaskan supaya bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Year End Performance ini mengisahkan cerita-cerita inspiratif yang dirangkum dalam 2 sesi drama musikal.  Pementasan diikuti hampir 1.000 siswa yang terbagi dalam 2 sesi, sesi pertama mementaskan cerita tentang Adventure of The Little Prince yang dimainkan sekitar 400 anak dari kelas Primary 1-2, dan sesi ke dua mementaskan cerita tentang The Legend of The Wolf yang dimainkan sekitar 600 anak dari...
Mengenal Tiga Hari Besar Tzu Chi

Mengenal Tiga Hari Besar Tzu Chi

Perayaan Hari Waisak, Hari Ibu Internasional, dan Hari Tzu Chi Sedunia, tidak hanya dirayakan oleh relawan Tzu Chi, namun juga dirayakan oleh seluruh bagian dari Tzu Chi termasuk siswa Sekolah Tzu Chi Indonesia. Seluruh jenjang pendidikan di Sekolah Tzu Chi Indonesia melaksanakan prosesi ini pada Selasa, 10 Mei 2016 di Aula SD Tzu Chi Indonesia. Perayaan tiga hari besar ini pun diikuti oleh sekitar 900 siswa dari TK, SD, dan SMP. “Kali ini kami membagi prosesi menjadi 3 bagian sesuai jenjang pendidikan. Siswa SMP memulai prosesi pada pukul 08.00, sedangkan TK pada pukul 10.00, dan SD pada pukul 12.45,” ucap Chen Pei Wen, salah satu guru sekolah Tzu Chi sekaligus penanggung jawab kegiatan. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh perbedaan jam belajar dari masing-masing jenjang pendidikan. Pei Wen juga menuturkan bahwa setiap jenjang dipastikan mengadakan prosesi termasuk siswa TK. “Hal ini karena Waisak adalah acara yang sangat penting bagi Tzu Chi,” katanya. “Jadi sebagai guru dan murid harus mengikuti Waisak. Di dalam kelas kami juga mengajarkan makna Waisak dan toleransi antar-agama. Kami mengajarkan kepada siswa yang berbeda-beda agama untuk menghormati agama lainnya,” tambahnya. Sementara itu, Iing Felicia Joe, Kepala Sekolah TK Tzu Chi merasa selalu ada tantangan tersendiri dalam mendidik siswanya untuk mengikuti kegiatan Tzu Chi. “Karena pada dasarnya, usia TK adalah usia siswa untuk movement, mereka selalu bergerak, dan susah untuk berdiri diam. Sementara itu prosesi Waisak harus dilakukan secara khidmat,” ucapnya. Prosesi yang memakan waktu hampir 30 menit ini pun dirasa sangat lama bagi siswa TK. Tak jarang mereka saling berbincang satu sama lain, bercanda, namun tetap bersikap anjali (menelangkupkan tangan di depan dada), dan berdiri sesuai urutannya. “Antusiasme...